13 Wanita Penghibur Terjaring Razia

razia

SuaraBanyuurip.com -  Ririn Wedia

Bojonegoro – Sebanyak 13 wanita penghibur terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jum’at (1/2/2014) dini hari. Dari belasan wanita yang ditangkap, ada satu yang masih dibawah umur.

Dalam razia itu, Satpol PP menyisir sejumlah tempat-tempat yang disinyalir menjadi ajang transaksi esek-esek terselubung. Diantaranya Centro Cafe di Jalan Veteran, Damai Cafe Jalan Veteran, Cheers Cafe and Resto Jalan Gajah Mada, dan eks lokalisasi Kalisari di Desa Banjarsari.

Kepala Satpol PP Bojonegoro, Kusbianto, mengatakan, penertiban tersebut dilakukan dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No : 6 Tahun 2010 tentang Penegakan Peraturan Daerah (Perda). Selain itu juga berdasarkan banyaknya laporan masyarakat mengenai aktifitas di beberapa cafe yang tidak sesuai aturan.

“Kami memastikan apakah itu benar, tapi saat melakukan razia tidak menemukan senjata tajam, minuman keras ataupun narkoba,” tegasnya.

Dia menjelaskan, dalam razia yang dilakukan pada pukul 03:00 WIB dini hari itu berhasil mengamankan 6 wanita dari Centro Cafe dan 7 dari Eks Lokalisasi Kalisari. Mereka dimintai identitas dan diserahkan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) untuk mendapatkan pembinaan.

“Ini kasus tindak pidana ringan, jadi tidak ada sanksi hukum,” tandasnya.

Kusbiyanto mengungkapkan, dari 13 perempuan penghibur tersebut ada yang berada di bawah umur dan memakai pakaian tidak sopan. Atas temuan itu pemilik cafe akan mendapatkan teguran secara tertulis dan lisan, jika tidak dihiraukan maka akan dipanggil.

“Kami akan pantau terus aktifitas mereka,” tegasnya.

Terpisah, Lan (20), pendamping karaoke mengaku, hanya didata dan diperbolehkan pulang setelah dirazia semalam. Namun teguran yang diberikan Satpol PP semalam akan diperhatikan.

“Ya cuma tidak boleh pakai baju terbuka aja, gampanglah. Yang penting lanjut kerja, saya cuma nemenin nyanyi kok Mbak, nggak ngapa-ngapain,” sambung wanita berkulit putih asal Gresik itu kepada suarabanyuurip.com. (rien)

Baca Juga :   Anniversary BJKC ke 14, Wabup Budi Irawanto : Saatnya Berdayakan Anggota

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *