SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Para kandidat kepala desa (Kades) dari 10 desa di Kecamatan Ngasem,  Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menandatangani ikrar bersama agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada hari Minggu (9/2/2014) nanti berlangsung aman dan damai, di Gedung Kecamatan Ngasem, Senin (3/2/2014). Â
Darai pantauan di lokasi menyebut, hadir dalam perhelatan tersebut diantaranya, Calon Kepala Desa (Cakades), Panitia Pilkades, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masing-masing desa, perangkat desa, dan Muspika Ngasem.
Camat Ngasem, Suwignyo, dalam sambutannya mengatakan, ikrar damai ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bersama dalam pelaksanaan Pilkades.
“Semua ini untuk mengantisipasi suatu hal yang tidak baik, Mas. Lain itu dari semua Cakades biar bisa mengendalikan semua simpatisan yang penduungnya,” kata Suwignyo.
Kasi Pemerintahan Kecamatan Ngasem, Mudlofir, menambahkan, dari 16 desa di wilayah Kecamatan Ngasem, ada 10 desa yang bakal melaksanakan Pilkades.
“Desa yang akan Pilkades adalah, Desa Wadang, Jelu, Tengger, Bandungrejo, Ngasem, Sendangharjo, Ngadiluwih, Mediyunan, Setren, dan Desa Trenggulunan,” jelasnya.
Dalam acara Ikrar Damai itu, ditandai dengan penandatanganan berita acara kesepakatan oleh Cakades dari 10 desa. Dengan disaksikan Muspika Ngasem yang memiliki wilayah kerja yang terdapat sumur migas Jambaran di Desa Bandungrejo, dan Alas Tua Barat (ATW) di Desa Ngasem tersebut. (sam)