SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Petani di Desa Klutuk, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dikagetkan dengan perubahan mendadak pada tanaman mereka. Tanaman mereka mendadak layu, selain itu juga banyak ditemukan lubang pada daun tanaman dan berwarna kecoklatan.
“Tanaman berubah menjadi coklat, tidak hijau,†jelas Ya’kub (51), salah satu petani desa setempat.
Sementara ini mereka menduga kalau perubahan mendadak pada tanaman mereka akibat hujan yang mengguyur wilayah setempat pada hari Minggu (2/2/2014) lalu. Karena saat itu air hujan yang turun berwarna sedikit kemerahan. Â Warga menyebutnya hujan asam.
“Kemungkinan setelah terkena air hujan asam itu,†ujar Yakub yang mengaku juga menyimpan air hujan berwarna merah dengan rasa asam tersebut.
Petugas Pengamat Hama dan Penyakit Dinas Pertanian Propinsi Jatim yang bertugas di wilayah Kecamatan Tambakboyo dan Kecamatan Kerek, Suryadi, mengatakan kalau sudah melakukan kroscek ke lokasi. Tapi untuk memastikan penyebab  layunya tanaman milik warga tersebut masih diperlukan uji laboratorium.
“Ada banyak kemungkinan, akibat diguyur hujan asam atau karena lembabnya tanah dan cuaca,†kata Suryadi, ketika dihubungi melalui ponselnya.
“Jadi kita masih memerlukan uji laboratorium,†tambah Suryadi.(edp)