SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban membuatkan tangkis atau penahan ombak darurat untuk mengatasi abrasi pantai di Dusun Ngomben, Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Tangkis darurat tradisional itu berupa timbunan karung pasir, susunan batu, anyaman bambu, serta bambu yang akan di tancapkan di sepanjang pantai sebagai pemecah ombak.
“Tangkis ombak ini hanya sementara, dibangun karena kondisi yang darurat,†tegas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono, ketika dikonfirmasi mengenai keadaan abrasi pantai di desa setempat, Kamis (6/2/2014).
Meskipun sementara, Joko mengatakan, kalau Pemkab sudah menyiapkan program jangka panjang untuk pembangunan tangkis ombak di tempat tersebut. Rencana itu sudah masuk dalam peta pengembangan laut utara jawa pada tahun 2014 ini.
“Yaitu tangkis ombak sepanjang 14 kilometer,†kata mantan Camat Widang itu menambahkan.
Jika warga dan lahan sudah disiapkan, maka proyek tersebut diperkirakan akan berjalan dengan tepat waktu. Proyek tersebut dipastikan akan mulai dilaksanakan pada tahun 2014 ini.
Bahkan untuk menangani abrasi pantai itu, hari ini tengah dilakukan rapat di ruangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tuban.
Kepala Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Arif Nugroho, mengatakan kalau bantuan dari Pemkab Tuban berupa sak untuk tempat pasir dan juga gedek, atau anyaman bambu.
“Sementara mengisi pasir dan memasang tanggul darurat dilakukan sendiri oleh warga,†sambung Arif, menjelaskan.
Sementara itu, bantuan lain yang datang dari Pemkab Tuban adalah pemberian sembako untuk warga yang tinggal di 4 rumah yang telah roboh akibat abrasi ini.(edp)