SuaraBanyuurip.com – Teguh Budi Utomo
Tuban – Gubernur Jatim Hj Khofifah Indar Parawansa menyatakan, ketersediaan oksigen untuk tujuh rumah sakit (RS), dan warga Kabupaten Tuban yang melakukan isolasi mandiri aman.
Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah disela kegiatan peluncuran Gerakan Serentak Lawan Covid-19 di pelataran markas PMI di Jalan Pramuka,Tuban, Selasa (13/07/2021).Â
Perempuan pertama Gubernur Jatim itu menambahkan, pemerintah pusat akan mendistribusikan 300 ribu paket obat untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan. Selain itu ketersediaan oksigen untuk wilayah Bumi Ranggalawe juga aman untuk warga yang isolasi mandiri, maupun tujuh unit RS yang tersebar di 20 wilayah kecamatan di Tuban.
Samator mampu memproduksi oksigen sebanyak 550 tabung per hari. Bagi warga yang membutuhkan dapat langsung datang ke kantor Samator Gas Industri di Tuban untuk melakukan pengisian.Â
“Jangan sampai ada yang menimbun obat, tabung dan oksigen,†tegas Gubernur Khofifah yang dalam kegiatan tersebut didampingi Forkopimda Jatim, Bupati dan Wabup Tuban, Aditya Halindra Faridzky dan H Riyadi, bersama Forkopimda Tuban.
Ketua PP Muslimat NU ini mengapresiasi, dan berterima kasih pada semua pihak dan masyarakat yang telah mendukung penanggulangan Covid-19. Ikhtiar yang telah dijalankan selama ini dapat terus dipertahankan.Â
“Tetap patuhi protokol kesehatan, dan laksanakan Lima M,†tegas mantan Menteri Sosial tersebut.
Sedangkan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menegaskan, pihaknya memberi perhatian khusus terhadap ketersediaan obat dan oksigen, proses penyaluran hingga ke tingkat terendah, dan stabilitas harga.Â
Terkait kebijakan tersebut, Kapolda Nico menyatakan, Polda Jatim membentuk Satgas dengan fungsi melakukan pemantauan terhadap ketiga aspek tersebut. Jajaran kepolisian di bawah Polda diinstruksikan menjalankan tugasnya secara maksimal.Â
“Kami akan menindak tegas oknum yang terbukti menimbun obat dan oksigen,†tegas Nico Afinta. Â
Saat di PMI Tuban, Gubernur Jatim bersama rombongan meninjau pelaksanaan donor plasma konvalesen, vaksinasi, dan swab test Covid-19, serta pemberangkatan tim penyemprotan desinfektan.
Setelah itu meninjau pelaksanaan vaksinasi massal, tes swab di Lapangan Desa Beji, Kecamatan Jenu. Termasuk melakukan pengecekan ketersedian oksigen di kantor Samator Gas Industri Tuban.
Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan, dalam Gerakan Lawan Covid-19 di Kabupaten Tuban kali ini sebanyak 50 ribu paket alat swab antigen dan 10-15 ribu dosis vaksin akan didistribusikan ke 311 desa dan 17 kelurahan.Â
Bersamaan itu dilakukan penyemprotan desinfektan. Untuk mencukupi kebutuhan bagi penderita Covid-19, dilakukan donor plasma konvalesen sebanyak 136 peserta.Â
Ia tambahkan, Pemkab Tuban bersama instansi terkait telah menerapkan penyekatan di sejumlah titik, dan memberlakukan jam malam. Langkah tersebut selaras dengan pemberlakukan PPKM Darurat sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. (tbu)