SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Analisa Mengeani Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk proyek Lapangan unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB), proyek Gas Cepu belum juga dikeluarkan. Dokumen Amdal masih diproses di Kemeterian Lingkungan Hidup (KLH)
“Masih ada revisi lagi dari kementerian,” kata Public Relation dan CSR Manger PEPC, Abdul malik kepada Suarabanyuurip.com, Jum’at (7/2/2014).
Hanya saja, dia tidak menjelaskan poin tentang revisi itu. Namun demikian, diperkirakan hal itu tidak berlangsung lama. Karena Kementerian KLH akan segera mengesahkan dokumen tersebut.
“Setelah beberapa hal diperbaiki, tinggal disahkan,” imbuh Malik.
Sementara itu, mengenai kelanjutan progres, sejauh ini dia menyatakan masih sebatas kegiatan survei dilapangan. Selain itu, telah dilakukan kesepakatan pembeli gas dengan Pupuk Kujang sebesar 85 million metrict british thermals units (MMBTU).
“Dari total 185 MMBTU, yang 100 MMBTU Pertamina dan 85 MMBTU Pupuk Kujang,” tandas Malik. (roz)