SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro-  Kepala Desa Beged, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Abdul Mukhid, menyampaikan, pada masa pemerintahannya saat ini akan memperjuangkan hak-hak masyarakatnya yang masih sangat memprihatinkan.  Sebab dari sekian desa yang masuk ring 2 Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, hanya desa Beged yang belum tersentuh program Corporate Social Responsibility dari Mobil Cepu Limited (MCL).
“Beged ini paling parah, dan saya akan membuat sebuah perubahan,” tegas Abdul Mukhid kepada suarabanyuurip.com, usai dilantik Bupati Bojonegoro, Suyoto di Pendapa Malwopati, Jum’at (8/1/2014).
Selain Kepala Desa Beged, ada lima kepala desa terpilih dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang dilantik. Kepala Desa Ngujung, Kecamatan Temayang, Eko Purwanto; Kepala Desa Pancur, Kecamatan Temayang, Lulus Pujiono; Kepala Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, H Matholi; Kepala Desa Beged, Kepala Desa Ngraho, Kecamatan Ngraho, Somad; dan Kepala Desa Karangsono, Kecamatan Dander, Sutrisno.
Abdul Mukhid menyatakan, selama ini pemerintah desa belum bisa secara maksimal meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang rata-rata sebagai petani. Bahkan,jalan poros desa masih jauh dikatakan layak.
“Jangankan aspal, paving saja belum dilakukan,” tegas Abdul Mukhid.
Oleh sebab itu, pihaknya akan memprioritaskan pembangunan dengan memanfaatkan program CSR yang selama ini didapatkan desa Ring 1 dan Ring 2 lainnya. Selain itu melakukan evaluasi kerja perangkat desa demi kemajuan bersama.
“Dengan azas kebersamaan, Insya Allah pasti bisa,” tandasnya.(rien)