Penyebaran HIV/AIDS di Blora Meningkat

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – Penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Blora, Jawa Tengah tiap tahun mengalami peningkatan. Hingga akhir 2013 lalu jumlah penderita mencapai 30 orang.  

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Blora, Lilik Hernanto, peningkatan penyebaran HIV/AIDS di Blora terjadi mulai dari tahun 2008 sampai awal tahun 2014. Untuk tahun 2008 ditemukan 4 kasus, 2009 ada 3 kasus, 2010 ada 4 kasus, 2011 ada 11 kasus, dan di tahun 2012.

Kemudian, lanjut Lilik, jumlah itu meningkat di tahun 2013 menjadi 30 kasus. Sedangkan di tahun 2014 sampai Januari ini ditemukan 4 kasus.

“Hasil deteksinya, Hampir 70 persen kasus HIV yang ditemukan sudah menjadi AIDS, dan 80 persen penderita AIDS sudah meninggal dunia,” tandas Lilik.

Menurut Lilik, jumlah kasus HIV/AIDS Itu merupakan data dipermukaan saja. Karena dimungkinkan jumlah kasus yang sebenarnya lebih besar. “Bisa diibaratkan seperti fenomena gunung es,” sergah dia.

Untuk antisipasinya, DKK telah melakukan langkah-langkah cukup taktis. Diantaranya melakukan zero survey di kelompok-kelompok orang yang rentan terjangkit penyakit HIV, misalnya di lokalisasi atau di tempat lainnya. “Tujuannya agar segera bisa mendeteksi kasus dan mengantisipasi penyebarannya,” katanya.

Baca Juga :   Lapas Bojonegoro Hadirkan Pelayanan Medis 24 Jam bagi Warga Binaan

Keberadaan klinik Voluntary Conselling and Testing (VCT) di RSU Blora dan yang baru klinik VCT di RSU Cepu yang sudah berjalan sangat membantu pendeteksian penyakit menular ini.

Lilik mengatakan, masyarakat yang datang untuk berkonseling ke klinik dijamin kerahasiaannya jika memang dalam pemeriksaan lanjutan diketahui positif terjangkit.”Bila perlu pengobatan rutin akan dilakukan, ya minimal bisa dilakukan pengobatan untuk mencegah peningkatan dari HIV ke AIDS,” harap Lilik.

Lilik menyebutkan, di klinik VCT RSU Cepu yang dibuka sejak November 2013, jumlah pengunjung sebanyak 16 orang dan dalam pemeriksaan selanjutnya 5 orang diantaranya positif terinfeksi HIV.(ali)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *