SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terletak di Jalur Pantura, tepatnya di Jalan Tuban – Semarang tidak memiliki stok bahan bakar jenis premium.
Diketahui, di jalur penghubung Kabupaten Tuban, Jawa Timur dengan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah ini ada sekitar 7 SPBU yang beroperasi. Tapi dari jumlah tersebut, hanya ada 1 SPBU saja yang mempunyai stok premium. Setidaknya hingga Senin (10/2/2014) sore.
Para petugas SPBU disana memasang papan bertuliskan, “Maaf Bensin Habis”.
“Tidak ada bensin sejak tadi, Mas,” terang Asrun Nuha, salah satu pengendara yang berada di Desa Glondonggede, Kecamatan Jenu, Tuban, Senin sore.
Akibatnya, pengendara motor dan mobil menggantungkan pengisian bensin di kios-kios eceran. Meski banyak kios pedagang bensin eceran yang juga kehabisan stok.
“Kalau tidak beli eceran ya tidak dapat bensin, soalnya SPBU semua habis. Yang ada hanya solar,” kata Nuha menjelaskan.
Sementara itu, satu SPBU yang masih mempunyai stok Premium hanya SPBU di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Ditempat ini, terlihat antrian yang lumayan panjang dari pengendara roda dua maupun empat yang berusaha mendapatkan BBM.
Humas Pertamina pemasaran Jatim, Heppy Wulansari, hingga hari Senin sore tadi belum memberikan jawaban ketika dikonfirmasi mengenai habisnya stok BBM yang ada di sejumlah SPBU. Suarabanyuurip.com menanyakan apakah habisnya stok akibat pengurangan BBM ataukah karena sebab lain. (edp)