Menduga Aliran Sesat Warga Bubarkan Padepokan

pondok

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Ratusan warga dari Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, membubarkan kegiatan keagamaan yang dilakukan warga pendatang.

Pembubaran kelompok pendatang dalam satu tempat yang mirip padepokan ini diakibatkan keresahan warga. Selama ini kelompok masyarakat tersebut dianggap jarang melakukan interaksi dengan warga sekitar.

Padepokan yang bangunannya menyerupai masjid tersebut merupakan milik, Abu Bakar Mahmud (63), warga asal Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Di tempat inilah Abu bakar kerap melakukan ritual yang dilakukan pada malam hari.

“Ritualnya selalu malam hari dan tertutup, sementara jamaah tidak ada yang warga asli desa ini,” jelas Kasnam (45), salah satu warga Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding.

Alasan inilah yang membuat warga sekitar merasa resah. Dengan tidak adanya interaksi sama sekali dengan masyarakat, serta banyaknya jamaah yang tidak ada warga lokal. Warga takut dan menduga kalau yang dia lakukan merupakan upaya untuk penyebaran aliran sesat.

Karena dugaan dan alasan inilah, warga mendatangi lokasi dan meminta kegiatan di tempat tersebut dihentikan. Karena sudah dua kali peringatan mereka tidak diindahkan.

Baca Juga :   Pemda Kesulitan Selesaikan Konflik TTID KSB

Kapolsek Semanding, AKP Mardiyah, mengatakan, kalau kelompok yang dimaksud masyarakat merupakan tempat berkumpulnya alumni dari salah satu pondok pesantren besar di Jawa Timur. Sementara kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi antara masyarakat dan kelompok tersebut.

“Itu alumni dari salah satu pesantren, sementara kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman karena kelompok tersebut tidak pernah melakukan sosialisasi dengan warga,” kata Mardiyah, ketika dihubungi melalui ponselnya, Rabu (12/2/2014).

Saat ini kelompok tersebut diketahui sudah tidak ada di desa setempat. Setelah melakukan pertemuan, mereka meninggalkan lokasi yang biasa digunakan untuk ritual. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *