Motor Hantam Ambulan di Jalan Raya Babat – Surabaya

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan-Kecelakaan lalu lintas antar ambulan dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Nasional Babat-Lamongan, Selasa (11/2/2014) sekira pukul 22.00 WIB. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Peristiwa itu bermula dari mobil ambulan Nopol S 476-JP yang dikemudian Moch Zaenal melaju dari arah barat ke timur di lajur kiri jalan.  Saat berada di Jalan Raya Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, tiba-tiba mobil ambulance pindah kejalur kanan.

Saat bersamaan itulah dari arah belakang melaju sepeda motor yang dikendarai Lukman Fani, seorang pelajar asal Desa Setrohadi, Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Karena sopir ambulan begitu mendadak pindah haluan, Lukman yang berada dibelakang mobil ambulans tidak bisa mengendalikan laju motornya. 

Motor Lukman seketika menghantam bodi belakang ambulans hingga membuat  tubuhnya terlempar dari motornya. Akibat kejadian itu kaki kanan Lukman patah dan langsung dilarikan ke RS Muhammadiyah Lamongan.

Dihari yang sama kecelakaan juga terjadi di Jalan Raya Babat-Jombang antara dua sepeda motor. Peristiwa itu terjadi saat pengendara motor Nopol S 6561-LS yang dikendarai Arbain warga Desa Karangkembang, Kecamatan Babat, berjalan dari arah utara keselatan.

Baca Juga :   Jalan Nasional Dekat Flyover Blok Cepu Macet Hingga 7 Km

Di Jalan Raya Desa Karangkembang dirinya bermaksud belok kekanan. Namun bersamaan itu dari arah belakang melacu sepeda motor Nopol S 3502 KQ yang dikendarai Teguh Nur Cahyo warga Desa Sidobogem, kecamatan Sugio. Karena jarak terlalu dekat motor yang dikendarai Teguh langsung menghantam bagian belakang motor Arbain.

“Kecelakaan terjadi karena ketidak hati-hatian pengendara motor,” kata Kabag Humas Polres Lamongan, AKP Umar Dhami kepada suarabanyuurip.com,  Rabu (12/2/2014) (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *