Jalan Nasional Dekat Flyover Blok Cepu Macet Hingga 7 Km

Jalan Nasional Dekat Jembatan Layang Blok Cepu Macet

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Jalan Nasional Bojonegoro – Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dekat flyover (jalan layang) menuju Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, turut Desa Sudu hingga Ngraho, Kecamatan Gayam, macet, Rabu (1/5/2019). Kendaraan menumpuk hingga sepanjang tujuh kilo meter.

Kemacetan terjadi mulai timur SPBU Sudu hingga SDN 1 Ngraho. Kemacetan disebabkan adanya pelebaran jalan. Pekerjaan yang dilakukan sekarang ini adalah pengurukan badan jalan nasional turut Desa Sudu. 

Akibatnya diberlakukan sistem buka tutup. Kendaraan dari arah barat maupun timur harus bergantian untuk melintas.

Hingga saat ini tidak ada petugas kepolisian berjaga di lokasi kemacetan untuk mengatur lalu lintas. Hanya flagman dari kontraktor pelaksana pekerjaan yang mengatur kendaraan. 

Padahal kemacetan sudah terjadi sejak Selasa, (30/4/2019) sore kemarin. Kondisi ini semakin diperparah turunnya hujan. Jalan menjadi becek. 

“Sudah mulai kemarin. Ini masih macet,” kata Syamsul, warga Desa Sudu kepada suarabanyuurip.com, Rabu (1/5/2019), pukul 21:13 Wib.

Bagi kendaraan roda dua maupun empat dari arah timur bisa mencari jalan alternatif. Yakni melewati perempatan Clangap, Desa Sumengko, Kecamatan Gayam, keselatan. Sampai di perempatan Pasar Desa Gayam mengambil arah kanan hingga tembus di perlintasan rel kereta api Desa Beged.

Baca Juga :   Upaya Mediasi Muspika Berjalan Buntu

Begitu juga pengendara dari arah barat bisa melewati perlintasan kereta api Desa Beged ke arah selatan, dan bisa tembus ke perempatan Clangap. 

“Bapak ibu yang mau ke Bojonegoro dari Purwosari, sementara kalau bisa lewat Gayam. Jalan sudu diuruk tanah. Kalau habis hujan seperti sawah,” kata Budi,  warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander yang saban hari melintasi jalan tersebut menginformasikan melalui group WhatsApp. (suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *