SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Meski Ketua Dhama Wanita Persatuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ny Triesna Jero Wacik, Â batal hadir dan diwakili oleh Ny Thamrin Sihite, isteri Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Kementerian ESDM, namun tak menyurutkan semangat murid-murid TK Â Pertiwi, Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah tampil maksimal dalam menyambut kedatangannya.
Gerakan mereka tetap padu, meski tak menghilangkan kesan seorang anak yang terkadang menuruti kehendak sendiri. Mereka tampil sangat menghibur dengan menampilkan kesenian khas dari Kabupaten Blora ini.
Kepala Kelurahan Karangboyo, Eny Rachmawati, kepada SuaraBanyuurip.com mengatakan, Â kedatangan itu dalam rangka kunjungan kerja. “TK Pertiwi Karangboyo itu telah menjadi TK Â binaan dari Dharma Wanita STEM Akamigas Cepu, sedangkan STEM itu sendiri di bawah naungan Kementerian ESDM,” katanya.
Eny menambahkan, dalam kunjungan tersebut juga diberikan bantuan sejumlah uang, Alat Peraga Edukasi (APE) dan PMT. “Semoga bantuan itu bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh TK Pertiwi,” tambahnya.
Eny menjelaskan, dipilihnya TK Pertiwi sebagai TK binaan karena posisi  STEM Akamigas Cepu yang ada di Wilayah Kelurahan Karangboyo. “Yang menjadi TK binaan itu ya TK yang ada di wilayah dimana instansi itu berada,” kata Eny.
Eny berharap, dengan dijadikannya TK Pertiwi Karangboyo sebagai TK binaan bisa memberikan kontribusi yang positif demi kemajuan pendidikan. Apalagi TK tersebut masih berada dalam satu komplek dengan Kantor Kelurahan Karangboyo.
Dia katakan, TK Pertiwi bisa dikatakan sebagai  TK paling maju se Kecamatan Cepu. Muridnya mencapai 100 anak.
“Walaupun bayarnya murah tapi kwalitas tidak kalah dengan TK  yang bayar mahal,” ungkap Eny. (ali)