SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Hujan debu dari letusan Gunung Kelud juga merambah wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (14/2/2014).
Sejak pukul 06.30 WIB, masyarakat dikejutkan dengan berterbangannya hujan debu dari letusan gunung berapi tersebut. Ini merupakan fenomena alam yang baru pertama kali terjadi di bumi Sunan Drajat.
“Seumur saya baru kali ini ada hujan abu setebal ini, “ kata Mbah Legina (72), warga Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Lamongan, kepada SuaraBanyuurip.com.
Hujan debu cukup pekat membuat mata terasa perih. Jarak pandang juga terbatas hingga sekitar 20 meter. Apalagi sejak pagi matahari tidak muncul. Langit tampak berwarna putih kelabu.
Akibat hujan debu genteng, teras hingga pekarangan rumah-rumah warga terlihat tertutupi debu tebal.Ttanaman di pekarangan rumah juga terlihat tertutup debu.
Lalu lintas kendaraan dijalan nasional Babat-Surabaya terlihat lebih sepi dari biasanya. Pengendara motor sebagian besar menggunakan masker.
Hujan debu tidak mengurangi aktifitas kerja pegawai pemkab Lamongan. Sebagian besar staf menggunakan masker saat berangkat bekerja.
Seperti diketahui Gunung Kelud di Kabupaten Kediri meletus semalam sekitar pukul 22.30 WIB. Akibat dari meletusnya hujan debu terjadi di Lamongan. (tok)