SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Masyarakat di Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur  harus menelan rasa kecewa saat mendatangi Puskesmas setempat karena tidak mendapatkan masker. Bahkan, seorang bapak sempat bersitegang karena ditolak petugas Puskesmas dengan alasan stok terbatas.
“Tanya di pusat, masa Puskesmas tidak punya masker,” kata Sutarjo, petani setempat dengan nada emosi, Jumat (14/2/2014).
Sementara itu, Dr Tutik, dari Puskesmas setempat mengatakan, pihaknya sudah minta stok masker ke Dinas Kesehatan tapi hanya mendapatkan satu tas kresek saja. Apabila disuruh untuk membagikan kepada masyarakat ataupun anak sekolah tetap tidak mencukupi.
“Bukannya Puskesmas tidak menyediakan, tapi memang dari Dinas Kesehatan yang jumlahnya sedikit,” pungkasnya.
Dari pantauan di lapangan, beberapa apotek yang tersebar di kota Bojonegoro kehabisan stok masker, sehingga masyarakat kembali dengan tangan kosong. “Pulang saja Mbak, pakai kain saja daripada tidak pakai sama sekali,” tandas Ninik Purwanti kepada SuaraBanyuurip.com.
Sementara itu, Suharto, dari Dinas Kesehatan Bojonegoro saat dikonfirmasi membenarkan adanya kekurangan stok masker untuk masyarakat di Bojonegoro. “Ya memang terbatas,” ujarnya singkat. (rien)