Warga Blok Cepu Tolak LSM Luar Daerah

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Warga desa ring satu ladang minyak Banyuurip, menolak jika operator sumur migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari luar daerah sebagai pendamping program Corporate Social Responsibility (CSR), ternak kambing yang akan digulirkan.

Seorang warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur, Rakip Jayanto, menyatakan, menolak LMS dari luar daerah yang akan mendampingi program ternak kambing yang akan digulirkan MCL. Sebab banyak LSM lokal yang mampu menjadi pendamping program.

“LSM lokal itu banyak, Mas. Kenapa kok harus menggandeng LSM luar daerah,” tegas Rakip Jayanto kepada suarabanyuurip.com, Rabu (19/02/2014).

Senada diungkapkan warga Desa Gayam lain, Munit. Dia juga mengaku tidak setuju jika MCL menggandeng LSM luar dalam pendampingan program ternak kambing nantinya.

“Saya yakin LSM lokal sekarang sudah pindai-pandai, Pak. Apalagi hanya pendampingan ternak kambing saja. Karena warga sudah terbiasa ngrumat wedus. Justru jika mengambil LSM dari luar daerah terkesan menyepelekan kemampuan LSM lokal,” sambung Munit yang berdomisili di Dusun Temlokorejo tersebut.(sam)

Baca Juga :   EMCL-LIMA 2B Serah Terimakan Program Ternak Kambing di Desa Bareng

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *