SuaraBanyuurip.com -Â Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pembangunan Balai Desa (Baldes) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang dikerjakan pemerintah desa (Pemdes) setempat bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Fospora pada bulan Desember 2012 silam hingga kini belum selesai seratus persen.
Kepala Desa Gayam, Pujiono, menuturkan, Balai Desa Gayam dibangun diatas lahan seluas 3600 meter persegei (M2). Balai desa yang berada di sebelah timur  proyek well pad C lapangan Banyuurip, Blok Cepu itu baru berjalan sepuluh persen.
“Bangunannya masih banyak yang kurang,” ujar Pujiono kepada suarabanyuurip.com.
Dia mengatakan, bangunan yang baru selesai dikerjakan adalah pagar, balai, ruangan kepala desa dan ruang tamu. Sementara kekurangan bangunan diantaranya ruangan perangkat desa, ruangan BPD, ruangan sekretaris desa (Sekdes), ruangan LKD, ruangan PKK, ruangan Linmas, ruangan karang taruna dan Mushola.
“Kendalanya saat ini ya karena masih awal tahun, dilanjutkan nanti saat pertengahan tahun,” tegas pria yang juga Ketua Forum 15 Kepala Desa Seputar Banyuurip itu.
Pujiono menyebutkan, dari bangunan balai dan dua ruangan, dan pagar yang sudah dikerjakan menelan biaya Rp2,2 miliar dari total anggaran Rp3,2 miliar. Balai desa tersebut akan di buat dengan lantai dua, yang bawah untuk perkantoran sedangkan yang atas digunakan untuk aula pertemuan.
Untuk diketahui, renovasi Balai Desa Gayam merupakan salah satu 6 item isu sosioekonomi yang menjadi prasyarat dikeluarkannya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) proyek Engineering Procurement and Constructions (EPC) 1 yang wajib dijalankan oleh operator Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL). Dengan ketentuan, kepala desa mengajukan proposal renovasi balai desa dan biaya renovasi akan dicairkan oleh MCL kepada pemerintah desa.
Sementara itu, Public and Government Affair Manager MCL, Rexy Mawardijaya, sedang berupaya dihubungi untuk dimintai konfirmasi mengenai renovasi Balai Desa Gayam.(rien)