Air PDAM Mati Penjual Mamin Kelimpungan

tutup

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, diketahui mati sejak pagi tadi, Selasa (25/2/2014).

Pantauan di lapangan, matinya air PDAM diketahui melanda beberapa kelurahan di Kabupaten Tuban. Saat ini, ada dua kelurahan yang air nya tidak mengalir. Yaitu Kelurahan Sidorejo dan juga Kelurahan Latsari.

Beberapa pedagang makanan dan minuman (Mamin) juga mengeluhkan kondisi ini. Mereka merasa kerepotan, karena harus mengambil air dari kelurahan lain supaya bisa tetap berjualan aneka makanan.

“Repot, Mas. Harus mengambil air dari rumah yang berjarak sekitar 5 kilometer,” jelas Prapti (32), salah satu penjual mamin di depan Kodim 0811 Tuban, masuk di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan dan Kabupaten Tuban.

Prapti mengaku, kalau matinya keran PDAM terjadi sejak pukuk 5 pagi. Dia baru mengetahui ketika membuka warung dan memasak makanan yang akan dijual.

“Ini cucian motor disamping juga tutup, Mas,” tambah Prapti.

Direktur PDAM Tuban, Slamet Riyadi, ketika dikonfirmasi Suarabanyuurip.com menjelaskan kalau pipa transmisi yang berada di depan kantor Pegadaian, Kecamatan Merakurak, putus. Saat ini petugas sedang melakukan perbaikan di tempat tersebut.

Baca Juga :   Musim Penghujan, Tujuh Desa Sulit Air Bersih

“Mohon maaf, pipa transmisi di depan kantor Pegadaian Merakurak putus dan sedang diperbaiki. Mohon maaf atas gangguan pelayanan,” kata Slamet Riyadi, melalui pesan singkat yang dikirim ke Suarabanyuurip.com. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *