SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Suyoto menanggapi dingin pendapatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perusahaan Dearah (PD) Pasar yang melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama dua tahun terakhir. Bahkan, pihaknya mendukung pernyataan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) yang tidak mau tahu darimana asal pemasukan tersebut.
Yang mana, target PAD yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kepada PD Pasar senilai Rp125.000.000. Namun dari pengelolaan parkir saja pendapatan yang diperoleh PD Pasar mencapai Rp216.000.000 pada 2012 dan 2013.
“Yang penting dapat setoran X rupiah karena memang semua BUMD ditarget,” kata Suyoto kepada suarabanyuurip.com
Dia menyampaikan, adanya pemasukan dana bagi hasil atau disebut penitipan oleh PD Pasar hanya dispute atau perbedaan apakah uang dari penitipan motor diserahkan ke Dinas Perhubungan ataukah ke PD Pasar.
“Mudah kan, intinya apa PD Pasar korupsi atau tidak,” tegas dia.
Kang Yoto, sapaan akrab Bupati Suyoto, telah meminta Asisten II Sekkab Setyo Yuliono untuk segera memastikan hal tersebut. Apabila memang pendapatan melebihi PAD bukan tidak mungkin akan ditingkatkan lagi melalui tahapan selayaknya.
“Positif thinking dulu,” pungkasnya.
Karena pendapatan yang diperoleh melebih PAD, target penitipan motor tahun 2014 dinaikkan sebesar Rp 450.000.000, sementara PAD 2014 sebesar Rp 130.000.000. Itupun, pemasukan penitipan motor secara tekhnis harus diserahkan Dinas Perhubungan.(rien)