SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – PT Tri Wahana Universal (TWU), pengelola kilang mini, enggan membeberkan hasil rapat koordinasi (Rakor) dengan tim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur yang dilaksanakan secara tertutup, Selasa (25/02/2014).
Rakor yang berlangsung hampir dua jam di Kantor TWU di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, itu membahas kerusakan jalan kabupaten yang ditengarai akibat truk tanki muatan bahan bakar minyak (BBM) industri yang melebihi tonase jalan.
Hubungan masyarakat (Humas) PT TWU, Wendrayadi, mengatakan, sesuai hasil rapat yang telah disepakati informasi tentang hasil rakor melalui satu pintu yakni Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bojonegoro, Soehadi Moelyono.
“Di rapat sudah disepakati bahwa informasi hasil rapat koordinasi hanya melalui Pak Sekda, Mas. Mohon konfirmasi ke Pak Sekda saja ya, Mas,” saran Wendrayadi kepada suarabanyuurip.com melalui pesan pende, Selasa (25/02/2014) malam.
Sementara itu, Sekkab Bojonegoro, Soehadi Moelyono ketika dikonfirmasi melalui pesan pendek tentang hasil rakor dengan TWU, Â hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.(sam)