PDKB Gelar Buka Bersama dan Ngaji Bareng

Disabilitas buka bersama
GUYUB RUKUN : Suasana buka puasa bersama di Sekretariat PDKB usai kegiatan ngaji bareng dengan pihak terkait di Desa Lengkong, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Bojonegoro (PDKB), Jawa Timur mengadakan Buka Bersama Ramadan 1446 Hijriyah dan Ngaji Bareng, Jumat (21/3/2025).

Acara yang berlangsung di Sekretariat PDKB, Desa Lengkong, Kecamatan Balen tersebut diikuti 50 anggota PDKB, perangkat desa, perwakilan dinas sosial, dan anak yatim.

Ketua PDKB, Mohamad Sanawi mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan tiap tahun, dengan tujuan menjalin silaturahmi, sesuai dengan tema yaitu “Semangat kebersamaan dalam jalinan silaturahmi untuk masa depan yang lebih baik”.

“Kegiatan Ngaji Bareng, buka puasa, kirim doa, dan santunan untuk disabilitas dan anak yatim ini dibiayai oleh mantan Kapolres Bojonegoro Bapak Ary Fadli bersama Ibu Rany, Ibu Endah MPS Dander, Bapak H.Farid dan Anggota PDKB dan didukung sepenuhnya oleh pengurus, serta berbagai pihak,” kata Sanawi.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatiannya, karena di masyarakat dan pemerintah yang mendapat santunan biasanya anak yatim, padahal kedudukannya sama dengan kawan-kawan disabilitas,” lanjutnya.

Adapun kegiatan sosial keagamaan ini diisi dengan kirim doa kepada para ahli kubur, selanjutnya tahtimul Qur’an yang dipimpin oleh Ustadz Muhtarom, tahlil dan doa dipimpin oleh Ustadz Miftachul Huda, serta pengajian umum yang dipimpin oleh Kiai Muhammad Muhsin Maghrobi dari Grobogan Tuban.

Dalam tausiah, Kiai Muhammad Muhsin Maghrobi mengajak semuanya bershalawat dan melantunkan “Syi’ir Tanpo Waton” karya Gus Dur, serta mendalami maknanya. Selain juga dijelaskan makna yang diajarkan dalam berpuasa.

“Puasa untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah, puasa mengajarkan kita untuk peka terhadap orang lain, merasakan kesusahan dengan cara menahan lapar dan berzakat fitrah memunculkan kepedulian, serta mengajarkan untuk mengejar cita-cita, yakni ridha Allah SWT,” tuturnya.

Perhelatan ditutup waktu Maghrib, semua yang hadir berbuka puasa bersama dengan suasana guyub menikmati hidangan tersaji.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait