Perhutani Kesulitan Tangani Penambangan Kumbung

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tuban, Jawa Timur, mengaku kesulitan melakukan penanganan pertambangan batu kumbung di wilayahnya.

Pertambangan batu kumbung yang telah dilakukan masyarakat selama puluhan tahun, diketahui memang banyak berada di wilayah hutan milik Perhutani.

“Kita kesulitan untuk melakukan penambangan batu kumbung, dan itu sudah menjadi perhatian kami sejak lama,” jelas Administratur (Adm) KPH Perhutani Tuban, Riyanto Hudotomo, kepada sejumlah wartawan di Jalan Teuku Umar, Tuban.

Riyanto mengatakan, kalau masyarakat banyak melakukan penambangan batu kumbung di lahan milik Perhutani karena desakan ekonomi. Selain desakan ekonomi, faktor lain yang menjadikan masyarakat marak melakukan pekerjaan ini karena ledakan pertumbuhan penduduk yang tidak disertai dengan ketersediaan lapangan pekerjaan.

Dua alasan tersebut, sepertinya menjadikan ribuan masyarakat menggantungkan hidup dengan melakukan penambangan secara liar di kawasan hutan milik Perhutani. Karena dengan adanya himpitan ekonomi, menjadikan masyarakat akan bekerja apapun, termasuk melakukan penambangan secara liar.

“Kami belum bisa berbuat apa-apa, karena hal itu menyangkut urusan perut. Kami tidak bisa serta melakukan penutupan,” kata Riyanto menjelaskan.

Baca Juga :   Temukan Bayi Sudah Tak Bernyawa

Saat ini yang dilakukan Perhutani adalah dengan melakukan pemberdayaan kepada masyarakat yang melakukan penambangan batu kumbung. Salah satunya melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dan beragam pelatihan dengan tujuan pemberdayaan.

“Agar dapat mengurangi aktivitas pengambilan batu kumbung,” tandas Riyanto. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *