SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan (Dinsosnaker) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menduga pembuangan bayi di Kali Gayam, Dusun Krajan, Desa Prunggahan Kulon, Tuban, hari Rabu (30/3/2016) kemarin hasil hubungan gelap. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.
Sebab, catatan Dinsosnaker motif pembuangan bayi selama ini didominasi hubungan gelap. Sedangkan alasan ekonomi sangat kecil.
“Rata-rata hasil hubungan bukan Pasangan Suami Istri (Pasutri),” kata Kabid Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial, Dinsosnaker Tuban, Minto Ichtiar, ketika dikonfirmasi Suarabanyuurip.com, Kamis (31/3/2016).
Kasus ini merupakan temuan pertama dalam kurun triwulan I 2016. Sedangkan tahun 2015 lalu banyak penemuan bayi, baik yang masih hidup maupun sudah meninggal. Saat ini kasus penemuan bayi langsung ditangani oleh Polsek Semanding, sebab bayinya sudah tidak bernyawa.
Sementara, Kapolsek Semanding, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Desis Susilo, mengatakan, pasca penemuan bayi hari Rabu (30/3) kemarin, pihaknya langsung membawa ke puskesmas terdekat, kemudian dilanjutkan ke RSUD Koesma Tuban.
“Tim medis akan melakukan investigasi,” sambungnya.
Hasil investigasi bakal menjadi bahan penyelidikan polisi, sebab ketika diperiksa, bayi tersebut sudah mempunyai organ tubuh lengkap dengan jenis kelamin laki-laki.
Pihaknya menduga bayi tersebut hasil hubungan gelap. Saat ini kepolisian terus melakukan penyelidikan, sampai orang tua si bayi ketemu.
Diketahui, penemuan bayi awalnya ditemukan oleh warga setempat, ketika hendak buang air di kamar mandi umum. Ketika itu warga mengira jasad binatang, tetapi ketika dibalikkan ternyata bayi. (Aim)