SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Simulasi pengamanan pemilu 2014 yang dilakukan Polres Tuban, Jawa Timur di Alun-alun setempat, Jum’at (28/2/2014), menelan korban. salah satu anggota Polres Tuban mengalami luka di kepala hingga berdarah. Petugas yang terluka tersebut berperan sebagai pengunjuk rasa ketika simulasi berlangsung. Dia terluka akibat terkena pentungan anggota Brimob di kepala bagian kanan.
“Terkena pentungan,†kata salah satu petugas dari anggota Polres Tuban yang juga berperan sebagai pengunjuk rasa.
Akibatnya, petugas tersebut langsung diamankan dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Dalam simulasi yang di gelar kali ini petugas juga dilatih untuk melakukan tindakan dan penanganan atas aksi unjuk rasa yang digelar oleh masyarakat yang merasa tidak puas.
“Mungkin terlalu bersemangat. Wajar terjadi insiden pada suatu latihan,†tegas Kapolres Tuban, AKBP Ucu Kuspriyadi, kepada sejumlah wartawan usai melakukan simulasi acara.
Diketahui, dalam acara simulasi kali merupakan sarana latihan untuk menghadapi situasi selama tahapan Pemilu 2014. Tak hanya anggota Polres Tuban, tapi juga melibatkan TNI, Satpol PP, dan juga Linmas, termasuk dengan mengggandeng Pemilu dan Panwaskab Tuban.
Data dari Kapolres Tuban, untuk penanganan Pemilu 2014 akan menerjunkan 637 anggotanya. Jumlah tersebut masih di bantu 30 personil TNI, 120 Brimob Polda Jatim, dan juga anggota dari Satpol PP Tuban.
“Untuk Brimob disiagakan di Bojonegoro, jadi bila diperlukan baru akan meluncur ke wilayah yang membutuhkan,†tandas Ucu.(edp)