Warga Mrutuk Beralih ke Bio Gas

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Tuban – Pemanfaatan kotoran sapi sebagai bio gas telah dikembangkan masyarakat di Desa Mrutuk, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Mereka kini mulai meninggalkan pemakaian tabung gas elpiji dan beralih menggunakan bio gas.

Menurut Kepala Dusun Mrutuk, Herman, selain lebih murah pemakaian bio gas mampu menyelesaikan persoalan limbah kotoran sapi. Pemanfaatan bio gas itu dilakukan warga sejak tahun 2010.

“Yang menggagas pak Kades Mrutuk, Sunarto. Banyaknya warga yang memiliki sapi menjadi masalah tersendiri karena tidak adanya pembuangan kotoran sapi,“ kata Herman kepada suarabanyuurip.com, Selasa (4/3/2014).

Menurut Herman, kala itu Kades Mrutuk melakukan studi banding ke Jawa Tengah untuk teknis pembuatan bio gas. Dari situ kemudian dikembangkan didesa Mrutuk. Saat ini telah ada dua kelompok yang memanfaatkan kotoran sapi untuk bio gas yaitu di Desa Mrutuk Utara RT 5 RW 2 dan Mrutuk Selatan RT 2 RW 4.

Di setiap kelompok, lanjut Herman, warga pemilik sapi mengumpulkan ternak miliknya dalam kandang khusus yang dibuat kelompok. Puluhan sapi dikumpulkan dalam kandang tersebut dengan cara perawatan bergiliran setiap kelompok.

Di dekat kandang sapi tersebut, kata Herman, dibangun tandon tempat menyimpan kotoran sapi plus proses pembuatan bio gas. Dari tendon tersebut kemudian disalurkan kebeberapa rumah warga dengan menggunakan pipa khusus.

“Sudah ada puluhan warga yang menikmati bio gas. Sejak 4 tahun lalu warga tidak lagi menggunakan gas elpiji,” ujar Herman, menerangkan.

Salahsatu warga Mrutuk, Bakir mengaku, lebih enak menggunakan bio gas dari pada elpiji. Kerena tak perlu mengeluarkan uang untuk membeli elpiji.

“Sejak 4 tahun lalu ndak pernah lagi mengenal (beli) elpiji mas. Dari bio gas sudah mencukupi untuk memasak,” sambung Bakir yang mengaku memiliki 2 ekor sapi dan ditempatkan di kandang kelompok. (tok)

Baca Juga :   Progress Lapangan Gas JTB Capai 64,54%

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *