SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Di tengah pandemi Covid-19 tak menjadikan halangan bagi proyek pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB). Aktivitas terus berlangsung dengan tetap menjalankan protokoler pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.
Diantaranya aktivitas proyek Gas Processing Facility (GPF) JTB berpusat di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang dikerjakan Consortium PT Rekind-JGC Corp-JIND (RJJ). Bahkan hingga new rormal ini progres Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut secara keseluruhan telah mencapai 64,54%.
“Progress konstruksi 31,5 %. Sedangkan secara keseluruhan Engineering Procuremen Construction dan Commissioning (EPCC) mencapai 64,54 %,” kata Site Manager PT RJJ, Zainal Arifin, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (11/6/2020).
Pria ramah ini berharap, proyek kembali normal dan semua kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik. Apalagi target Proyek JTB mulai bulan Juni ini semua kegiatan akan dilaksanakan secara bersamaan dan terintegrasi meliputi Civil Erection Steel Structure, Pemasangan Unit Equiment yang setiap hari mulai masuk site dan langsung dipasang di pondasi yang telah disiapkan. Pemasangan Piping, Electrical, Instrumen dan Telecom.
Setiap hari, lanjut Zainal, kegiatan heavy inland transport melakukan pengiriman unit equipment dari Pelabuhan Hanoman Osowilangon Surabaya menuju Site Bojonegoro melintasi Gresik, Lamongan dan Bojonegoro menggunakan rangkaian Multiaxle sejumlah 6 unit yang berjalan secara bertahap hingga akhir Juli 2020.
“Mohon doa dan kerjasamanya dari semua pihak, baik dari masyarakat maupun dinas terkait agar aktivitas proyek Gas JTB berjalan lancar sesuai harapan,” pungkasnya.(sam)