Desak MCL Selesaikan Pembebasan Lahan Pipa

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengaku akan kuwalahan mengejar target produksi puncak di Banyuurip, Blok Cepu jika persoalan lahan yang belum terbebaskan tak kunjung kelar.

“Tinggal lahan yang mau digunakan untuk jalur pipa itu lho,” kata Kepala bagian Humas SKK Migas Kepala bagian Humas SKK Migas Handoyo Budi Santoso kepada suarabanyuurip.com, Selasa (4/3/2014).

Lahan yang dimaksud adalah lahan di Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban seluas sekitar 70 meter karena persoalan sertifikat ganda. Lahan tersebut akan digunakan jalur pipa proyek engineering, procurement and construction (EPC) -2 Banyuurip yang dikerjakan oleh konsorsium PT. Inti Karya Persada Teknik (IKPT) – Kelsri. 

“Kalau itu juga belum selesai kita nanti bisa repot,” tambahnya. 

Oleh karena itu, SKK Migas mendesak kepada operator migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) segera menuntaskannya.

Sebelumnya dia berharap capaian produksi Banyuurip, Blok Cepu sebesar 29 ribu bph dapat berangsur naik hingga menuju produksi puncak sebesar 165 ribu bph. (roz) 

Baca Juga :   SKK Migas Selesaikan Pengeboran 4 Sumur dari 10 Sumur Eksplorasi

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *