Petani Blok Cepu Mulai Panen

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Petani di sekitar proyek Migas Banyuurip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai panen. Bagi sejumlah petani, panen tersebut merupakan berkah tersendiri.

“Sudah mulai panen mas,” kata Sudarto salah satu petani dari Desa Gayam ditemui suarabanyuurip.com, Rabu (5/3/2014).

Sudarto mengaku, lahannya seluas 2 hektare lebih mampu mendapatkan hasil sekira  8 ton lebih gabah. Dalam satu tahun dia bisa memanen 3 kali.

Sudarto menuturkan, bekerja sebagai petani lebih menjanjikan dari pada ikut bekerja di proyek Banyuurip, Blok Cepu. Karena tidak banyak aturan yang ditemui. Sedangkan diproyek terlalu banyak aturan.

“Keuntungannya tidak pasti, tetapi bagi petani yang penting bisa kembali modal terlebih dulu,” ujarnya.

Untuk harga gabah, saat ini sekira Rp.3.300 per kilogram. Dari awal memulai panen para petani sudah diserbu pembeli.

Sedangkan saat disinggung mengenai adanya permainan tengkulak, Sudarto mengaku, hal itu merupakan resiko yang memang susah dikendalikan oleh petani.  “Wajar mas, soalnya mau bagaimana lagi, namun untuk berapa dari pemerintah juga belum tahu,” urainya.

Baca Juga :   ADD 2026 Dikepras Rp131 Miliar, Pembangunan dan Siltap Kades Dipastikan Berkurang

Selain itu, persoalan yang dihadapi para petani lainnya adalah kelangkaan pupuk dan serangan penyakit.(roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *