Gaji Terlambat Security Gembok Pintu Sukowati

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Tuban – Puluhan tenaga security (Satpam) yang bekerja di Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) melakukan aksi protes atas keterlambatan gaji yang seharusnya sudah diterima, di Lapangan Mudi, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Kamis (5/3/2014).

Salah satu security yang ditugaskan di Pad B asal Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro mengaku, bersama puluhan security lain yang bekerja di Bojonegoro maupun Tuban melakukan aksi protes untuk menuntut PT Bravo 88 untuk membayarkan gaji mereka. Perusahaan ini merupakan mitra JOB P-PEJ.

“Teman-teman ada di Lapangan Mudi semua, sementara disini sebagai aksi protes semua security baik di Pad A dan Pad B Lapangan Sukowati menggembok pintu masuk, jadi tidak ada yang boleh masuk lokasi proyek,” tukas pria yang enggan menyebutkan namanya itu.

Sementara itu, Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Basith Syarwani, mengatakan, aksi protes itu karena gaji karyawan sebanyak 120 orang terlambat dibayarkan oleh sub kontraktornya PT Bravo 88 yang berkantor di Jakarta.

Baca Juga :   Sebut BSB Belum Bayar Fee Sewa EPF Blok Cepu

“Aksi mereka sangat merugikan kami, karena menggembok pintu masuk dan melarang kendaraan ke luar masuk lokasi proyek,” ungkapnya.

Basith mengatakan, sebenarnya masalah gaji bukanlah wewenang JOB P-PEJ. Tetapi, karena security melakukan aksi protesnya kepada JOB P-PEJ akhirnya difasilitasi, dan akan bertanggung jawab apabila sampai pukul 14.00 Wib tidak segera dibayarkan oleh PT Bravo 88.

“Kami akan menanggung semua gaji karyawan,” tandasnya.

Basith menyampaikan, total pembayaran yang dilakukan sebesar Rp650 juta. Akan tetapi, pihaknya akan memberikan surat teguran keras kepada PT Bravo 88 untuk tidak lagi melakukan kesalahan yang sama. Karena, sudah ketiga kalinya ini PT Bravo 88 terlambat membayarkan gaji security.

“Besok kami akan mengumpulkan semua security untuk membahas bersama-sama permasalahan  antara security dengan PT Bravo 88 ini. Kami meminta perwakilan mereka dari Jakarta untuk hadir,” tegasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *