Gaya Bahasa Warga Blok Cepu Berubah

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Perubahan sosial budaya masyarakat Banyuurip, Blok Cepu, di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, lambat laun mengalami pergeseran. Setidaknya itu dapat dihat dari gaya bahasa yang digunakan masyarakat. 

Yanto, salah satu pekerja proyek di Engineering, Procurement, and Constructions (EPC) 1 Banyuurip, Blok Cepu mengaku, telah terbiasa dengan bahasa yang digunakan didalam proyek. Seperti halnya pemakaian istilah welder (tenaga pengelas), security, Scafolders, dan sejenisnya.

“Memang istilahnya seperti itu ya mau bagaimana lagi,” kata pria Desa Gayam ini.

Menanggapi hal ini, salah satu perangkat desa setempat Gunawan, mengaku jika perubahan tersebut dimungkinkan sejak dimulainya pelaksanaan proyek engineering, procurement and constructors (EPC) Banyuuripp beberapa tahun lalu.

Menurut dia, perubahan tersebut secara tidak disadari merupakan budaya baru yang sebelumnya tidak pernah terjadi. “Bisa jadi pemuda sekitar sini malah asing dengan istilah tandur, panen,atau matun,” tandasnya.(roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Libur Kemerdekaan, Pengunjung Agrowisata Kebun Belimbing Capai 1.500 Orang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *