SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Kemacetan di jalan-jalan utama Kota Cepu akibat aktivitas penggurugan lokasi pembangunan double track atau rel ganda PT. Kereta Api Indonesia (KAI) juga terjadi di lokasi lain. Hal itu juga disebabkan oleh padatnya kendaraan dump truck yang mengangkut material tanah urugan.
Seperti kemacetan yang terlihat di Pertigaan Wulung, Kecamatan Randublatung, laju kendaraan padat merayap. Bahkan antrean ratusan kendaaran roda empat juga mengular hingga sepanjang 1 Kilo meter dari tiga arah.
Ahmad Syafii, warga Randublatung pada SuaraBanyuurip.com pada Jumat (7/3/2014), mengaku, harus ekstra hati-hati mengendarai sepeda motornya untuk menyalip di sela-sela ratusan kendaraan.”Ya harus hati-hati. Karena kalau tidak memberanikan diri tidak akan sampai tujuan,” katanya yang mau melanjutkan perjalanan ke arah Doplang.
Menurutnya, kemacetan itu disebabkan aktivitas ratusan dump truck yang menuju lokasi urugan di lokasi Kelurahan Wulung dan Dukuh Bacek Desa Kadengan.”Kemacetan dari arah utara atau pertigaan sambong sampai Kedung Jaran kira-kira sepanjang 1 Km,” ujar Syafi’I, mengungkapkan.
Ditambahkan Heri, warga Randublatung linnya. Dia juga mengaku merasakan imbas kemacetan tersebut. Bukan hanya masyarakat pelaku usaha kecil kena imbasnya, namun aktivitas pengguna jalan lain juga kena dampaknya.
“Bahkan tadi pagi sempat ada anak sekolah yang terpelanting dari motornya, karena menghindari kemacetan,” kata Heri.(ali)