SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Salah satu akses jalan beraspal yang terletak di Dusun Banteng, Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ambles dan longsor sepanjang 100 meter.
Jalan yang berada di kawasan perbukitan tersebut, merupakan penghubung antara Desa Ngandong dengan Desa Dahor, Kecamatan Grabagan. Saat ini roda empat diketahui sudah tidak bisa melintas di jalan tersebut.
Sementara untuk kendaraan roda dua, harus bersusah payah melintasi jalur tersebut. Beberapa pengendara terlihat memilih untuk turun dan menuntun kendaraannya.
Saat ini warga setempat memasang papan peringatan sederhana di salah satu tikungan yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi longsor. Supaya kendaraan roda empat berputar balik agar tidak terjebak longsor.
“Roda empat jangan melintas,†tulis warga dalam papan sederhana.
Longsornya jalan ini telah terjadi sejak satu minggu terakhir. Awalnya jalan tersebut hanya mengalami retak-retak, sehingga warga menambalnya dengan urukan pedel.
“Tapi setelah adanya hujan deras, jalan tersebut malah longsor dan ambles,†terang Sadi Utomo (44), salah satu warga Desa Ngandong kepada Suarabanyuurip.com di lokasi longsor, Sabtu (8/3/2014).
Saat ini, kendaraan roda empat harus berputar lebih jauh apabila mau menuju ke Desa Dahor. Sementara untuk roda dua masih bisa melintasi lokasi tersebut meski dengan susah payah.
Warga juga mengkhawatirkan tebing yang ada di sekitar lokasi mengalami longsor lebih parah. Pasalnya di dekat tersebut juga merupakan area pemukiman warga.(edp)