Keluhkan Jalan Rusak Akibat Proyek Double Track

SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora – Proses pengurukan tanah di lokasi pembangunan double track atau rel ganda PT. Kereta Api Indonesia (KAI) di Kelurahan Balun dan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah hingga kini masih berlangsung. Selain menimbulkan kemacetan di jalur jalan raya di Kota Cepu, juga menimbulkan kerusakan jalan di beberapa titik.

Kerusakan itu disebabkan volume kendaraan dengan intensitas tinggi yang melintas di jalan tersebut. Khususnya aktivitas kendaraan dump truck pengangkut material tanah urugan maupun paddle.

Di lapangan kerusakan itu terjadi di seputaran Taman Seribu Lampu yang menjadi lokasi keluarnya kendaraan setelah dropping material dari lokasi. Jalan Arya Jipang yang menjadi akses masuk ke lokasi pengurugan.

Demikian pula, kondisi paving di seputaran Tugu Patung Kuda Ronggolawe juga alami kerusakan. Dikarenakan menjadi jalur persimpangan kendaraan dump truck dengan kendaraan umum yang melintas hingga naik ke pelataran tugu tersebut.

Kerusakan juga terjadi di jalan seputaran Stasiun Cepu hingga menuju jalan raya di Kota Cepu. Jalur itu juga disebabkan menjadi jalur keluar kendaraan Dump Truck dari arah lokasi Kelurahan Balun.

Baca Juga :   Wakpolres Tuban : Kasus Penjualan TN Ditangani Kejari

Kondisi jalan itu tentu saja menyebabkan pengguna jalan harus ekstra hati-hati. Karena sepanjang badan jalan di wilayah tersebut berlubang. Akibatnya banyak warga yang mengeluhkan kondisi tersebut.

“Apalagi saat ini sedang musim hujan, lubang-lubang jalan itu tak terlihat akibat tergenang air hujan. Kontan saja, sering membuat pengguna jalan terjerembab,” kata Zaenal Arifin, Warga Cepu.

Zaenal meminta agar pihak terkait bertanggungjawab untuk memperbaikinya. “Kasihan kalau jalan itu tidak diperbaiki kembali,” imbuhnya.(ali)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *