Material Jalan Tambak-Temulus Menggunung

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – Desakan Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Asset 4 atas terbelengkainya pembangunan jalan yang menghubungkan Dusun Tambak, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan hingga Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah direspon oleh konsorsium IKPT – Adhi Karya, selaku mainkontraktor dengan langsung melakukan droping material.

Hingga saat ini, dropping material dari arah Desa Temulus menuju Desa Sumber tersebut sudah dilakukan hingga ujung jalan yang rencanannya mau dibangun. Namun, sudah seminggu terakhir ini, sepanjang satu kilometer gundukan material itu masih dibiarkan menggunung.

Akibatnya gundukan material tersebut, pengguna jalan harus berhati-hati melewati kawasan tersebut. Apalagi jalan kondisinya juga rusak dan bergelombang.

Meski di lokasi ada kendaraan alat berat berupa bego untuk meratakan gundukan material, namun itu baru beberapa hari terakhir didatangan. Gundukan sepanjang satu kilometer itu diminta masyarakat untuk segera diratakan, agar jalur transportasi menjadi nyaman.

Kepala Desa Sumber, Zaki Bachroni,  ketika dikonfirmasi SuaraBanyuurip.com mengaku, sudah mendengar keluhan warganya terkait masalah itu. Dia menilai sudah ada niatan dari kontraktor untuk segera melanjutkan pembangunannya.

Baca Juga :   Poltana Mapena Lakukan Konsultasi Publik Masalah Peternakan

“Kita berharap semoga kontraktornya lebih peduli lagi dengan segera menyelesaikan pekerjaanya itu,” katanya, Selasa (11/3/2014).

Zaki memaklumi kalau warga yang tinggal di sepanjang jalan tersebut merasakan dampak atas material yang masih menggunung di pinggir jalan. “Kita sudah meminta kepada Pertamina untuk segera menyuruh kontraktor segera menyelesaikan pekerjaannya,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pembangunan jalan penghubung antar  sumur yang menjadi sumber gas ke CPP Gundih itu dari Desa Temulus tersebut, bisa dibilang lambat dari pengerjaannya. Bahkan hal itu sempat menyulut emosi warga yang menuangkan tuntutan agar segera dibangun, kalau tidak warga mengancam akan memblokir jalan tersebut untuk kendaraan operasional Pertamina yang akan lewat.

Adapun jalan itu melalui beberapa dusun di Desa Sumber hingga ke Desa Temulus. Seperti  Dusun Tambak, Gayam, Mulyorejo, Jati, Balong Rejo, Sambong Macan di Desa Sumber hingga Desa Temulus, Kecamatan Randublatung.

Seharusnya pembangunan jalan yang masih menjadi satu paket pembangunan CPP Gundih itu sudah bisa diselesaikan, dikarenakan pekerjaan itu sudah dimulai bulan Agustus tahun 2013 lalu. Namun demikian hingga sekarang tak kunjung selesai.(ali)

Baca Juga :   Disnakkan Akan Cek Perkembangan KBSR

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *