Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Lampaui Nasional

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Kepala Badan Penanaman Modal dan Perijinan (BPMP) Lamongan, Jawa Timur, Chairil Anwar, menyatakan, meskipun kondisi ekonomi dunia masih mengalami krisis keuangan dan resesi ekonomi, namun tidak berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di Lamogan.

“Meskipun ekonomi dunia mengalami krisis keuangan dan resesi ekonomi, namun dalam pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan dapat melebihi pertumbuhan ekonomi nasional maupun provinsi,“ ungkap Chairil Anwar saat Sosialisasi Kebijakan Penanaman Modal Dalam Negeri di Grand Mahkota Lamongan, Selasa (11/03/2014).  .

Dia sebutkan, PDRB Kabupaten Lamongan tahun 2013 yakni Rp7.584.230.310.000 atau naik 6,65 persen dari tahun 2012. Kenaikan tersebut melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5,78 persen, dan pertumbuhan Provinsi Jawa Timur sebesar 6,55 persen.

Dia katakan, untuk menarik investor datang ke Lamongan pemerintah daerah berkomitmen melakukan penguatan kelembagaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), untuk melakukan layanan terpadu satu pintu. Kemudian memfasilitasi para investor dengan perbaikan infrastruktur, kemudahan pembebasan lahan dan penyediaan SDM yang berkwalitas.

Baca Juga :   Kuatkan Moral, Pedagang Pasar Kota Helat Jalan Sehat

Sedangkan, Mohammad Iqbal, panitia penyelenggara dari BKPM menyampaikan, kegiatan sosialisasi itu tidak hanya dilaksanakan di Kabupaten Lamongan. “Tak hanya di Lamongan, BKPM juga mengadakan kegiatan yang sama di 66 Kabupaten/Kota selama 1 (satu) bulan ini”, ungkapnya.

Acara yang dihadiri oleh para investor baik PMDN maupun PMA di Kabupaten Lamongan ini, mendatangkan narasumber dari BKPM yakni Kasubdit Promosi Luar Negeri, Dina Setyawati Budiman, dan Kasubdit Sektor Primer, Sri Endang Novitasari. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *