SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro -Sepanjang kanan-kiri jalan poros Sumengko, Kecamatan Kalitidu menuju pasar Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur terlihat tak terawat. Rumput ilalang dan semak belukar tumbuh subur di sepanjang jalan sepanjang sekira 4 kilo meter tersebut.Â
Kondisi itu terlihat menganggu pemandangan dan keindahan. Selain itu, semak dan rumput ilalang itu tumbuh di drainase (saluran air) di sepanjang kanan kiri jalan. Akibatnya setiap hujan deras turun air meluber kejalan dan mempercepat kerusakan.
Selain itu tumbuhnya semak belukar itu dikeluhkan pengendara mobil yang melintas jalan tersebut. Sebab dengan jalan yang hanya selebar sekira 5 meter itu membuat mobil mereka lecet tergores semak yang sampai menjalar ke pinggir jalan.
Padahal jalan itu menuju keloksai we’ll pad A, B, C yang masuk wilayah proyek Egineering Procuremen and Constrution (EPC)-1 Banyuurip, Blok Cepu. “Sangat menganggu pemandangan karena banyak semak seperti ada di hutan, Mas,” kata Jayanto, warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Bojonegoro kepada suarabanuurip.com, Rabu (12/03/2014).
“Saya berharap, dari dinas terkait mapun operator Blok Cepu Mobil Cepu Ltd (MCL) untuk ikut memperhatikannya. Paling tidak dipotongi lah. Biar jalan terlihat baik. Seingat saya, jalan itu masuk wilayah dinas pengerjaan umum (DPU), Mas,” jelas pria yang setiap harinya melewati jalan itu dengan menggunakan mobil tersebut.(sam)