SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Tuban (FMT) berencana menggelar aksi demontrasi menolak kunjungan Presiden Republik Indonesia (RI), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ke Tuban, Jawa Timur pada hari  Kamis (13/3/2014) besuk.
Dijadwalkan SBY berencana akan melakukan kunjungan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Bulu, Kecamata Bancar, Tuban dan mengunjungi salah satu tempat peternakan sapi yang ada disana.
“Kita berencana akan menggelar aksi gabungan untuk menolak kedatangan SBY di Kabupaten Tuban,†kata Nonok, aktivis mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tuban kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (12/3/2014).
Sementara Fathur, aktivis dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyebut bahwa SBY harus menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang ada di Indonesia. Dia meminta SBY segera menyelesaikan permasalahan korupsi yang diduga banyak melibatkan pihak istana.
“Kalau mau datang ke Tuban, selesaikan dulu kasus korupsi yang ada,†kata Fathur menambahkan.
Sedangkan Syaiful, aktivis dari Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND), menyatakan, menolak kedatangan SBY karena dianggap gagal dalam memimpin negara. Termasuk meminta supaya SBY menuntaskan konflik agraria, maupun konflik petani di Jambi yang tidak kunjung mendapat penyelesaian.
“Kami minta supaya menerapkan Pasal 33 secara konsekuen,†kata Syaiful.
Penolakan juga datang dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Tuban. Organisasi ini juga menganggap SBY telah gagal dalam menjalankan roda kepemimpinan selama ini.
“SBY telah gagal memimpin, kami juga meminta supaya kasus korupsi besar yang melibatkan orang dekat SBY segera dihukum,†kata Herman, salah satu aktivis mahasiswa dari IMM.
Diketahui, Forum Mahasiswa Tuban, beranggotakan aktivis mahasiswa dari PMII, GMNI, LMND, dan juga IMM. Rencananya mereka akan melakukan aksi demonstrasi untuk menolak kedatangan SBY di Kabupaten Tuban. (edp)