Tanah Longsor Ancam Rumah Warga

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Sebanyak empat rumah di Desa Babad, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terancam roboh. Hal ini disebabkan tanah di belakang rumah mereka mengalami longsor.

Empat rumah itu milik, Seto (68), dua rumah milik, Wairin (58), sementara satu rumah yang bangunannya roboh separuh milik, Paining (61). Tanah lngsor itu diakibatkan hujan deras yang mengguyur selama dua hari berturut-turut.

“Habis hujan deras dua hari lalu, tiba-tiba tanahnya bergerak,” kata Wairin, Kamis (13/3/2014).

Dia menjelaskan, longsornya tanah itu karena letak tanahnya berada di bibir Kali Babad. Awalnya, hanya terjadi longsor sedikit dan sudah ditanggulangi oleh warga sekitar dengan cara menancapkan ratusan pohon bambu. Namun, karena seringnya terjadi hujan di wilayah tersebut, membuat anak sungai Bengawan Solo  itu meluap dan menggerus tanah di belakang empat rumah warga tersebut.

Meski tiga rumah lain sudah nyaris longsor, tetapi pemilik rumah masih enggan pindah ke tempat yang lebih aman. Mereka tetap berada di rumah masing-masing meski ada sedikit rasa ketakutan.

Baca Juga :   Desa Ring 1 Blok Tuban Belum Setor PBB

Meski kondisi rumahnya sudah kritis, tetapi hingga kini belum ada bantuan dari pemerintah. Baik material berupa batu maupun besi untuk menahan tanah agar tidak longsor kembali.

“Kemarin petugas kecamatan sudah kesini. Ya, katanya mensurvei longsor ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD, Amir Syahid tengah berupaya dikonfirmasi mengenai hal ini.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *