SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Operator proyek Gas Cepu yang mencakup unitisasi sumur gas Jambaran-Tiung Biru (JTBR), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengaku belum mendapatkan data resmi tentang penetapan lokasi dan waktu pembebasan lahan.
“Maaf saya belum di update fungsi yang menangani hal ini. Jika sudah ada info akan saya sampaikan, Mas,” kata Public and Relation and Manajer PEPC, Abdul Malik melalui pesan pendek, Jum’at (14/3/2014).
Ketika disinggung fungsi yang menangani terkait pembebasan lahan sekaligus penetapan siapa. “Itu fungsinya Pak Tutuko, dan Pak Sularso, Mas,” aku Abdul Malik.
Di lapangan, banyak masyarakat di wilayah proyek Gas Cepu yang menantikan kepastian pembebasan lahan. Sebab saat ini banyak calo tanah yang bergentayangan di wilayah mereka.(sam)