SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Warga sekitar lokasi sumur Migas Alas Tuwo Barat (ATW) di Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur belum secara keseluruhan mengetahui berapa jumlah partai politik (Parpol) yang lolos dalam pemilihan umum 2014.
Seorang warga Desa Ngasem, Jasman, mengatakan, belum mengetahui jumlah Parpol yang lolos nominasi yang ditetapkan pemerintah untuk menjadi peserta dalam kancah pemilu 2014.
“Saya tidak tau jumlahnya berapa Parpol yang lolos nominasi, pak. Ya maklum lah pak, saya masyarakat jelata. Lagi pula saya orang tani tidak begitu ngurusi soal politik,” kata Jasman kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (15/03/2014).
Jasman juga mengaku, tak menghiraukan aksi para calon legislatif (caleg) baik untuk daerah, provinsi maupun pusat yang sudah memasang gambar masing-masing di setiap sudut jalan yang ada. Karena, semua yang mereka lakukan terkesan ngumbar janji saja, tetapi buktinya tak sesuai dengan kenyataan.
“Pengalaman yang sudah, kenyataannya setelah jadi DPR jangankan menemui warga langsung kebawah keluhan yang disampaikan petani setiap tahun seperti kekurangan pupuk tidak direspon sama sekali,” jelasnya.
“Ya percuma membantu getol calon DPR. Paling-paling nanti jadi juga lupa dengan rakyat. Isinya ya korupsi. Contohnya sudah ada warga dari Kecamatan Ngasem yang jadi DPR tapi sekarang masuk ruji besi karena korupsi,” sambung Yadi warga Ngasem lainnya.
Sekedar diketahui, informasi yang diperoleh suarabanyuuri.com ada 12 partai politik peserta pemilu 2014. Rinciannya, 12 parpol nasional dan 3 parpol lokal aceh. 12 parpol tersebut adalah, 1; Nasdem, 2; PKB, 3; PKS, 4; PDIP, 5; Golkar, 6; Gerindra, 7; Demokrat, 8; PAN, 9; PPP, 10; Hanura, 14; PBB, dan 15; PKPI.(sam)