SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Mobil Cepu Ltd (MCL), operator migas  Blok Cepu,anak usaha ExxonMobil tidak mempersoalkan jika nama induk perusahaanya belakangan ini diplesetkan oleh masyarakat.
“Biarkan saja, kita tidak mempermasalahkan,” kata Field Public and Government Affairs Manajer MCL, Rexy Mawardijaya kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (15/3/2014).
Bahkan, Rexy mengaku sering menjumpai nama ExxonMobil diubah menjadi nama sebuah usaha. Dia mengungkapkan, dirinya pernah menjumpai nama Exxon 88 di sebuah tempat di Kecamatan Kalitidu.
Salah seorang pengusaha, Fony, pengelola usaha rental mobil, di Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Raya Bojonegoro – Padangan, menamai usahanya mirip dengan ExxonMobil yakni Exxan Mobil.
Dia mengatakan, ide tersebut muncul memang tidak terlepas dari dampak geliat industri migas di Bojonegoro. Nama Exxan Mobil itu plesetan dari nama ExxonMobil, nama perusahaan migas asal Amerika Serikat. “Biar unik dan menarik saja mas,” kata Foni.
Apalagi, lokasi wilayah kerja ExxonMobil yang berada di Kecamatan Gayam tidak saling berdekatan. Â “Kalau di Gayam ada ExxonMobil, di Kalitidu ada ExxanMobil,” kata dia.
Dia mengungkapkan sejauh ini, tidak ada teguran dari pihak Exxon. Padahal, nama tersebut sudah terpampang di depan jalan raya Kalitidu. “Sejauh ini tidak ada, lagi pula nama itu sudah lama, cuma waktu itu papan namanya kecil, sekarang lebih besar,” tuturnya.(roz)