Sebut 10 Perusahaan Berinvestasi di Bojonegoro

SuaraBanyuurip.comAtok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro, Jawa Timur, menyebut telah ada 10 investor yang belum lama ini telah bersiap melakukan investasi di wilayahnya.

“Baru saja ada 10 investor yang sepakat berinvestasi di sini,” kata Kepala Disnakertransos Bojonegoro, Adie Witjaksono kepada suarabanyuurip.com.

Dari sepuluh perusahaan itu di antaranya bergerak di industri sepatu dan perusahaan ternama Maspion Group. Namun sayangnya, untuk nama perusahaan lainnya Adie mengaku tidak ingat persis.

“Kalau semuanya saya tidak hafal,” ujar Adie.

Sedangkan mengenai berapa jumlah besaran investasinya, Adie juga mengaku tidak tahu persis. Namun, untuk di Bojonegoro sendiri total investasi perusahaan di Bojonegoro selama kurun waktu tahun 2013 hingga saat ini tercatat mencapai Rp5 triliun.

“Kalau yang sepuluh perusahaan itu yang lebih tahu badan perizinan,” ucapnya.

Menurut Adie, dengan adanya investor tersebut diharapkan dapat membuka peluang pekerjaan baru bagi masyarakat Bojonegoro terutama di daerah pedesaan. Karena selain menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sejumlah Rp1.300.000, Pemkab Bojonegoro sendiri telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Upah Umum Pedesaan (UUP) sejumlah Rp1.05000 pada April 2015 lalu.

Baca Juga :   Kejaksaan Jebloskan Rekanan Bojonegoro ke Tahanan

“Dengan adanya UPP ini akan lebih menguntungkan perusahaan yang membangun usaha di pedesaan karena biaya operasional mereka jauh lebih ringan,” pungkas Adie.(roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *