SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyatakan akan terus memantau persoalan tenaga kerja diproyek Banyuurip, Blok Cepu.
“Tetap akan kami pantau, Mas,” kata Kepala Disnakertransos Adi Wicaksono kepada suarabanyuurip.com, Selasa (18/3/2014).
Hal itu menyusul persoalan tentang seringnya keterlambatan gaji yang dialami para pekerja proyek. Sejauh ini, pihaknya mengaku sudah membahas dengan sejumlah operator migas dan kontraktor rekanannya.
“Kalau kata mereka sudah membayarnya,” imbuh dia.
Hanya saja, dari pembahasan tersebut, lanjut Adi, keterlambatan gaji diduga berasal dari sejumlah sub kontraktor. Meski begitu, dia menyatakan akan tetap menyelesaikannya secara bijaksana. “Kalaupun saya tahu tidak saya sebut nama sub kon-nya, bisa diselesaikan secara baik-baik,” tuturnya.
Adi menegaskan, jika instansinya siap menerima pengaduan atau laporan terkait persoalan tersebut. “Laporkan saja, karena saya pun belum pernah menerima laporan sub kon yang dimaksud,” tandasnya.(roz)