SuaraBanyuurip.com -Â Ali Musthofa
Blora – Desakan dari beberapa unsur masyarakat guna percepatan Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah Tahun anggaran 2014 hingga disahkan menjadi APBD direspon DPRD setempat.
Ketua DPRD Blora, H Maulana Kusnanto menyatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya keras menyakinkan anggotanya untuk meluangkan waktu membahas RAPBD yang sudah ditunggu masyarakat Blora penetapannya.
Kusnanto meminta para anggota DPRD Blora bisa membagi waktu antara mengikuti kampanye pemilu legislatif (Pileg) 2014 dan menjalankan tugas membahas RAPBD 2014. “Meski saat ini masuk masa kampanye. Kami minta rekan-rekan anggota Dewan pintar membagi waktu. Sehingga  pelaksanaan kampanye tidak akan mempengaruhi pembahasan RAPB,” ujarnya.
Masa kampanye pemilihan umum legislatif di Blora dimulai 16 Maret hingga 5 April nanti. Hal itu tentunya semakin dekat dengan pelaksanaan pemilihan umum yang digelar pada 9 April mendatang. “Saya yakin mereka juga berpikiran untuk segera mengesahkan APBD 2014 ini. Jangan sampai terlalu lama terlambat pengesahannya,” kata Kusnanto.
Dia menjelaskan, saat ini  pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plapon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) sebagai landasan penyusunan RAPBD sudah memasuki tahap akhir. Secepatnya,  pihaknya akan mengundang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memasukan finalisasi anggaran hasil pembahasan KUA PPAS.
”Jika semua lancar, pada bulan maret ini  akan dilakukan penandatanganan kesepakatan KUA PPAS antara Pemkab dan DPRD,” tandas dia.
Sekretaris DPD Partai Golkar Blora itu menyebutkan beberapa tahapan sudah dilalui, mulai dari pembahasan tingkat Badan Anggaran (Banggar) DPRD terkait pembahasan  KUA PPAS bersama TAPD Pemkab Blora. Hal itu untuk melakukan rasinalisasi anggaran di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
“Rasionalisasi ini perlu karena kemampuan keuangan daerah yang terbatas, sedangkan kebutuhan untuk pembangunan beberapa sektor sangat besar,” ujarnya.
Demikian juga, lanjut Kusnanto dengan anggaran pembangunan jalan juga melalui proses pemilahan ruas jalan yang rusak dan mendesak diperbaiki tahun ini. Oleh karena itulah, KUA-PPAS sebagai inti pembahasan RAPBD memakan waktu yang cukup lama.
“Kalau KUA-PPAS sudah ditandatangani oleh Pemkab. Blora dan DPRD tentu akan lebih cepat bisa disahkan,” pungkasnya.(ali)
Powered by Telkomsel BlackBerry®