SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lamongan, Jawa Timur tahun ini menargetkan bisa memenuhi target kepatuhan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) bisa mencapai 40.639 SPT Tahunan.
Target tersebut sama dengan 72,5 persen dari jumlah wajib pajak efektif.
Dari jumlah wajib pajak efektif itu, tahun ini KPP Lamongan menargetkan penerimaan pajaknya bisa terealisasi sebesar Rp 214 miliar.
Untuk merealisasikan itu, KPP Pratama Lamongan menggandeng dan meminta dukungan berbagai pihak. Salah satunya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Baahkan, untuk menggerakan wajib pajak, Bupati Lamongan, Fadeli bersama Sekkab Yuhronur Efendi dan Asisten Administrasi Sulastri menyampaikan laporan SPT PPh tahun 2013 di KPP Pratama.
“Diharapkan kegiatan oleh Bapak Bupati dan Bapak Sekda hari ini bisa menjadi panutan. Sehingga bisa meningkatkan kepatuhan para wajib pajak di Lamongan dalam melaporkan SPT tahunannya tepat waktu,“ ujar Kepala KPP Pratama Lamongan, Deddy Perwira.
“Batas waktu penyampaian untuk SPt Tahunan Orang Pribadi adalah 31 Maret. Dan untuk SPT Tahunan Badan adalah sampai dengan 30 April, “ imbuh Deddy.
Menurut Deddy, wajib pajak bisa menyampaikan laporannya lewat berbagai media yang sudah disediakan. Seperti melalui drop box yang tersedia dan melalui Kantor Pos. Juga melalui media terbaru, yakni penyampaian SPT Tahunan melelui internet atau e-Filling.
“Melalui e-Filling, akan memberikan banyak kemudahan kepada wajib pajak karena efektif pada waktu dan biaya,“ kata Deddy.
Bupati Fadeli pada kesempatan itu juga berharap agar ada peningkata kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan SPT Tahunan yang diikuti dengan tingkat kebenaran data. Jika hal itu dilakukan, lanjut Fadeli, akan berdampak pada pencapaian target penerimaan pajak yang pada akhirnya akan digunakan untuk pembangunan di Lamongan.
“Tahun ini kita targetkan bisa mencapai Rp14 miliar dar penerimaan itu akan berdampak pada pendapatan Pemkab Lamongan dari alokasi dana bagi hasil untuk PPh 25/29 OP dan PPh 21,” kata Fadeli.(tok)