Warga Tunggu Pengembangan Sumur ATW

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Tanda-tanda pengembangan Sumur migas Alas Tua Barat (ATW) di Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur belum terlihat. Hingga saat ini operator sumur migas Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) belum melakukan kegiatan pasca dilaksanakannya eksplorasi beberapa tahun lalu.

“Masih sepi belum ada pengerjaan proyek lagi di ATW, Mas. Entah kapan sumur tersebut akan kembali dikerjakan oleh MCL, dan hanya Security saja yang sedang berjaga dilokasi,” kata Lasiman, warga Desa Sendangharjo kepada suarabanyuurip.com, Selasa (18/03/2014).

Dia berharap kepada operator untuk melanjutkan kegiatan di sumur ATW. Karena dengan dikerjakannya kembali sumur tersebut akan membuka peluang kerja dan usaha bagi warga sekitar.

Sementara, Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, pihaknya belum berfikir kearah pengerjaan sumur minyak Alas Tua Barat, (ATW) Alas Tua Timur (ATE) maupun sumur Kedung Keris. Hal itu dikarenakan saat ini masih fokus untuk pengembangan penuh sumur Banyuurip.

“Saat ini kami masih memfokuskan untuk pencapaian puncak produksi Banyuurip, Mas,” kata Rexy Mawardijaya kepada suarabanyuurip.com melalui pesan pendek, Selasa (18/03/2014).

Baca Juga :   Sanksi Tegas Pejabat "Makelar" di Kilang Tuban

Sekedar diketahui, sumur ATW berada di Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, ATE di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, dan sumur Kedung Keris berada di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *