Sanksi Tegas Pejabat "Makelar" di Kilang Tuban

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Maraknya oknum abal-abal berkeliaran di sekitar Kilang Tuban, Jawa Timur, sebulan terakhir ini langsung disikapi serius Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein. Apabila ada pejabat yang terlibat tim surveyor abal-abal itu, atau jadi makelar masyarakat dipersilahkan untuk melaporkan.

“Siapapun itu bakal kami tindak tegas sesuai regulasi daerah,” ujar Wabup Tuban, Noor Nahar Hussein, kepada suarabanyuurip.com, Senin (8/5/2017).

Noor Nahar tidak ingin warga sekitar Kilang menjadi korban dari oknum yang tidak jelas. Saat ini yang perlu berhati-hati adalah 779 petani yang bakal menerima tali asih Rp 20 juta/ hektar. Jangan mudah percaya kepada orang asing, apabila diiming-imingi bantuan pencarian tali asih. Ganti rugi tanam dari Pertamina sebanyak tiga kali itu, langsung ditangani oleh tim legal dan kompeten.

“Semua tali asih bakal langsung ditransfer ke rekening, dan semuanya dibuatkan Pertamina,” jelasnya.

Oleh karena itu, petani dari Desa Wadung, Rawasan, Mentoso, dan Kaliuntu Kecamatan Jenu untuk bersabar dulu. Nanti kalau sudah ada lampu hijau dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), Pemkab bakal menyosialisasikan tali asih kepada warga.

Baca Juga :   Minta Perekrutan Naker Satu Pintu

Wabup juga mewanti-wanti warga sekitar kilang untuk mandiri. Apapun informasi soal kilang bakal dibuka untuk publik. Otomatis tidak ada jasa makelar yang berujung mencari keuntungan pribadi.

“Nanti media juga bisa ikut memantau apabila ada yang tidak beres tulis saja,” pintanya.

Sekretaris Camat (Sekcam) Jenu, Suwoto, mengakui kalau di wilayahnya sudah ada oknum yang mengaku surveyor abal-abal. Ketika tidak dapat menunjukan kartu identitas jelas, tangkap dan serahkan ke pihak berwajib.

“Intruksi ini telah disampaikan ke semua warga,” tandasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *