SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Pekerjaan petani dinilai lebih menjanjikan dari pada bekerja kasar di proyek migas Banyuurip, Blok Cepu.
“Kalau petani lebih bebas,” kata Sudarto, salah satu petani dari Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Menurut dia, memasuki masa panen, keuntungan yang diperoleh dalam waktu empat bulan bisa mencapai jutaan rupiah. Namun jumlah itu tergantung luas panen yang dimiliki petani. “Saya menghimbau saja, agar warga lokal tidak bergantung proyek,apalagi kalau proyek sudah selesai,” ucapnya.
Hanya saja, kata Sudarto, petani merupakan pekerjaan yang sengsara.Terlebih jika persoalan keterlambatan pupuk dan serangan hama wereng. Menurut dia, nasih petani harus mendapat perhatian lebih kalau Bojonegoro ingin jadi lumbung pangan.
“Selama ini memang kurang ada perhatian kepada kaum petani,” tandasnya.(roz)