Di Demo Mahasiswa, Bupati Bojonegoro Lari

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan demo di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, Selasa (20/03). Mereka menuntut agar Pemkab Bojonegoro segera memfungsikan RSUD type B di Jalan Veteran.

Dalam aksinya, mahasisa berusaha merangsak masuk ke halaman Pemkab Bojonegoro untuk bertemu dengan Bupati, Suyoto. Namun aksi mereka mendapat perlawanan dari petugas keamanan, baik Satpol PP maupun Polres Bojonegoro.

Ketua PMII Bojonegoro, Muhajirin, mengatakan, aksi yang berkali-kali dilakukan oleh PMII ini untuk  menyampaikan beberapa tuntutan kepada Bupati Suyoto.

“Tetapi kita dihadang oleh antek-antek Suyoto. Pendopo ini juga milik kami, maka kami ingin masuk, kalau tidak boleh akan kita bakar,” teriak Muhajirin.

Pantauan di lapangan, merasa kecewa tidak boleh masuk, massa kemudian membakar beberapa poster yang dibawa. Selang beberapa menit, dua aktivis PMII nekad masuk dengan cara mengelabuhi petugas keamanan untuk mencari Suyoto di ruang kerjannya. Namun Suyoto diketahui sudah keluar melalui pintu belakang Pemkab Bojonegoro.

Baca Juga :   Yayasan Nurul Hayat Ludes Terbakar

“Bupati kita tidak mempunyai perikemanusiaan. Masyarakat ingin bertemu malah menghilang tidak jelas,” ucap salah satu mahasiswa, Ahmad Syahid dengan nada kesal.

Setelah bersikeras ingin menemui Bupati, Staf Ahli Bagian Pembangunan Pemkab Bojonegoro, Setyo Yuliono menemui para pendemo dan menyampaikan bahwa Bupati tidak berada di tempat.

“Aspirasi teman-teman PMII akan ditampung dan akan kami sampaikan kepada Bupati,” tandasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *