SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Sejumlah pemilik warung makan dan minuman di sekitar proyek Migas Banyuurip, Blok Cepu, tepatnya di sekitar proyek kampung tunnel, mengaku kerap kemalingan.
“Memang sering kemalingan, Mas,” kata salah satu pemilik warung, Miranda, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (22/3/2014).
Meski tidak berbentuk uang atau barang berharga, namun dia mengaku barang yang dicuri tergolong penting untuk sebuah usaha warung mamin. Seperti halnya kompor gas, tabung LPG, dan makanan kecil yang ditinggal di warung.
“Berapa kerugiannya tidak ngitung, cuma barang-barang seperti itu penting,” ujarnya.
Sejauh ini dia dan beberapa pamilik warung lain masih belum melaporkanya kepada pihak yang berwajib. Namun, pihaknya akan lebih berhati-hati.
“Biarkan saja, sekarang barang-barang yang sekiranya penting pada dibawa pulang,” tandasnya. (roz)